Kampar, PBC. Kehidupan manusia adalah perjalanan yang tidak pernah lepas dari tantangan, rintangan, dan berbagai liku yang kadang terasa membebani. Namun, prinsip utama yang harus dipegang teguh oleh setiap insan adalah satu: Saling menghargai dan menjadi berkat bagi sesama, apa pun yang terjadi!.
Tapung hulu, 30-4-2026.
Tidak ada satu pun manusia di muka bumi ini yang hidup tanpa masalah. Ada yang berjuang melawan keterbatasan ekonomi, ada yang menghadapi tekanan pekerjaan, hingga ujian keluarga yang menguji kesabaran. Namun, hal-hal tersebut tidak boleh, dan tidak akan pernah menjadi alasan untuk menutup hati atau berhenti berbuat baik kepada orang lain. 
Yang lebih penting lagi, di tengah perjalanan itu, jangan pernah biarkan rasa iri hati tumbuh dan menguasai hati. Iri hati adalah racun yang hanya akan menghancurkan diri sendiri, membutakan mata hati, dan mematikan semangat kebersamaan. Ingatlah: Rezeki dan kebahagiaan setiap orang sudah diatur dengan takarannya masing-masing. Apa yang orang lain miliki bukan berarti mengurangi hak kita, melainkan bisa menjadi bukti bahwa kebaikan itu nyata dan bisa kita capai juga.
Banyak kisah nyata membuktikan, mereka yang hidup dengan hati lapang justru menjadi sumber kekuatan bagi lingkungannya. Saat sedang jatuh sekalipun, mereka tetap mampu memberikan kata-kata motivasi yang membangkitkan semangat orang lain. Karena bagi mereka, berbagi semangat dan penghargaan tidak butuh syarat kekayaan atau posisi, cukup butuh kemauan yang kuat.
“Jika kamu sedang terpuruk, jadikan itu pengalaman untuk menguatkan orang lain. Jangan pernah merasa senang saat orang lain susah, apalagi iri saat mereka berhasil. Itu bukan karakter manusia yang mulia,” Tegas HENRI LB.( LUMBAN BATU)
Ditambahkannya, Sikap saling menghargai dan menjadi berkat adalah investasi kehidupan yang tidak akan pernah habis. Liku-liku hidup hanya menjadi ujian, bukan penghalang. Bahkan, justru di saat kondisi sulit itulah, ketulusan hati akan semakin teruji dan terlihat jelas.
Henri LB juga mengucapkan ” selamat hari buruh internasional yang jatuh pada tanggal 1 mei 2026, semoga pemerintah lebih lagi memperhatikan nasib para buruh, tutupnya.
Mari kita tanamkan dalam sanubari: Jadilah manusia yang menambah nilai bagi orang lain, bukan yang menguranginya. Hilangkan iri hati, perbanyak rasa syukur, dan teruslah berbagi motivasi. Karena dengan begitu, perjalanan hidup kita pun akan terasa lebih ringan dan penuh makna.
Redaksi.
Luar biasa💪💪💪
Terimakasih bg